BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Pendidikan merupakan peran yang sangat penting untuk
menjamin kehidupan suatu bangsa. Pendidikan juga menjadi tolak ukur kemajuan
suatu bangsa, dan menjadi cermin kepribadian masyarakatnya. Demikian juga
dengan masyarakat Sidomoro dari anak-anak sampai orang tua, hampir seluruh
masyarakatnya selalu menuntut ilmu baik dalam pendidikan formal maupun
nonformal.
Peran orang tua sangat penting untuk mendukung supaya
anaknya semangat menuntut ilmu. Setiap hari putra-putrinya disuruh untuk pergi
ke sekolah, sore atau malam hari untuk mengaji di Masjid atau Mushola. Bagi
mereka yang tidak menuntut ilmu terutama pada anak usia sekolah akan merasa
tertinggal dengan pendidikan, sehingga masyarakat Sidomoro rajin untuk menuntut
ilmu agama maupun umum.
Secara umum masyarakat Sidomoro merupakan masyarakat
yang religius. Nilai-nilai keagamaan selalu diamalkan dalam kehidupan
sehari-hari. Anak kecil pun sudah mengenal nilai-nilai keagamaan sehingga
tingkah laku mereka sesuai dengan aturan agama dan norma yang berlaku di masyarakat.
Kehidupan
bermasyarakat Sidomoro begitu rukun, damai dan harmonis. Hal ini dimungkinkan
karena pengaruh nilai-nilai keagamaan yang begitu kuat dan menyatu dengan
kehidupan mereka. Salah satu peran yang sangat mendukung keadaan tersebut
adalah adanya lembaga pendidikan nonformal yang ada di Sidomoro yaitu Majlis
Ta'lim Babussalam sebagai tempat kajian ilmu keagamaan yang selalu memberikan,
mengembangkan ajaran Islam sehingga pendalaman pendidikan agama pada anak-anak
sebagai cikal bakal masyarakat semakin meningkat.
Berdasarkan
uraian di atas, maka penulis bermaksud melakukan penelitian dengan judul “Peran
Majlis Ta’lim Babussalam Dalam Mewujudkan
Kualitas Keagamaan Anak-anak Desa Sidomoro Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen”.
B. Pembatasan Masalah
Guru
merupakan tolak ukur yang dijadikan contoh oleh anak didiknya. Kedisiplinan,
tingkah laku, bahkan kata-kata akan dijadikan tauladan dalam aktivitas
sehari-hari. Kehadiran guru sangatlah penting, tanpa guru tujuan pembelajaran
tidak akan tercapai dengan maksimal.
Sangatlah disayangkan bila guru-guru tersebut sering meninggalkan anak didiknya
dalam proses belajar mengajar, sehingga mereka sering terlantar.
Lingkungan
yang tenang, bersih dan rapi memberikan suasana yang nyaman untuk belajar.
Begitu pula dengan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro lingkungannya cukup baik,
namun masih banyak dijumpai sampah-sampah plastik di lingkungan belajar. Ini
menandakan kesadaran anak didik maupun guru terhadap lingkungannya terutama
masalah kebersihan masih sangat kurang.
Orang tua
juga turut membantu dalam mewujudkan keaktifan anak didik dalam menunut ilmu.
Tetapi sebagian dari orang tua masih ada yang kurang memperhatikan anaknya
untuk belajar, sehingga anak didik berangkat menuntut ilmu semaunya sendiri.
Dari uraian
di atas, maka dalam penyususunan skripsi ini penulis membatasi masalah yang
akan disampaikan yaitu tentang Peran Majlis Ta’lim Babussalam Sidomoro Dalam Mewujudkan Kualitas keagamaan
anak-anak Desa Sidomoro Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen.
C. Perumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang dan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan
permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana
peran Majlis Ta’lim Babussalam dalam mewujudkan
kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen?
2. Apa
saja usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro untuk mewujudkan
kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro?
D. Penegasan Masalah
Untuk
menghindari salah pengertian dalam judul skripsi ini serta untuk memberi
gambaran dan arah pembahasan yang jelas, maka penulis akan menjelaskan terlebih
dahulu batasan-batasan yang tertuang dalam judul skripsi ini, sebagai berikut :
1. Peran Majlis Ta'lim Babussalam
Sidomoro
Peran
adalah perangkat tingkah laku yang diharapkan dimiliki oleh orang yang
berkedudukan di masyarakat[1].
Yang dimaksud peran di Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro adalah keikutsertaan, keaktifan dan
kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Majlis Ta'lim dalam usaha untuk mewujudkan
keagamaan anak-anak desa Sidomoro.
2. Usaha-usaha
yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro untuk mewujudkan kualitas
keagamaan anak-anak desa Sidomoro
Usaha-usaha
disini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Majlis Ta'lim Babussalam
Sidomoro dengan mengarahkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan kualitas
keagamaan anak-anak desa Sidomoro. Kualitas adalah tingkat baik buruknya
sesuatu.[2]
Dengan demikian dapat diketahui seberapa besar kualitas keagamaan anak-anak desa
Sidomoro dari usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro.
E. Tujuan
Penelitian
Tujuan Penelitian ini adalah
1. Untuk mengetahui peran Majlis Ta’lim Babussalam dalam
mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro
kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen.
mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro
kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen.
2. Untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro dalam mewujudkan
kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro.
F. Kegunaan Penelitian
- Untuk memberikan sumbangan terhadap Majlis Ta'lim Babussalam
dalam mewujudkan kualitas Pendidikan Agama Islam
- Menambah dan memperbanyak wawasan keilmuan sesuai
dengan ilmu yang penulis teliti.
- Untuk memberikan masukan pada fakultas yang berupa
hasil penelitian.
- Untuk menambah bahan pustaka dan khasanah keilmuan
PAI.
[1]
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus
Besar Bahasa Indonesia cetakan ketiga ( Jakarta : Balai Pustaka,2002 ) Hal. 854
[2] Ibid, hal 603
Tidak ada komentar:
Posting Komentar