Rabu, 01 April 2020

bab 1


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan peran yang sangat penting untuk menjamin kehidupan suatu bangsa. Pendidikan juga menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa, dan menjadi cermin kepribadian masyarakatnya. Demikian juga dengan masyarakat Sidomoro dari anak-anak sampai orang tua, hampir seluruh masyarakatnya selalu menuntut ilmu baik dalam pendidikan formal maupun nonformal.
Peran orang tua sangat penting untuk mendukung supaya anaknya semangat menuntut ilmu. Setiap hari putra-putrinya disuruh untuk pergi ke sekolah, sore atau malam hari untuk mengaji di Masjid atau Mushola. Bagi mereka yang tidak menuntut ilmu terutama pada anak usia sekolah akan merasa tertinggal dengan pendidikan, sehingga masyarakat Sidomoro rajin untuk menuntut ilmu agama maupun umum.
Secara umum masyarakat Sidomoro merupakan masyarakat yang religius. Nilai-nilai keagamaan selalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak kecil pun sudah mengenal nilai-nilai keagamaan sehingga tingkah laku mereka sesuai dengan aturan agama dan norma  yang berlaku di masyarakat.
Kehidupan bermasyarakat Sidomoro begitu rukun, damai dan harmonis. Hal ini dimungkinkan karena pengaruh nilai-nilai keagamaan yang begitu kuat dan menyatu dengan kehidupan mereka. Salah satu peran yang sangat mendukung keadaan tersebut adalah adanya lembaga pendidikan nonformal yang ada di Sidomoro yaitu Majlis Ta'lim Babussalam sebagai tempat kajian ilmu keagamaan yang selalu memberikan, mengembangkan ajaran Islam sehingga pendalaman pendidikan agama pada anak-anak sebagai cikal bakal masyarakat semakin meningkat.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis bermaksud melakukan penelitian dengan judul “Peran Majlis Ta’lim Babussalam  Dalam Mewujudkan Kualitas Keagamaan Anak-anak Desa Sidomoro Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen”.

B. Pembatasan Masalah
Guru merupakan tolak ukur yang dijadikan contoh oleh anak didiknya. Kedisiplinan, tingkah laku, bahkan kata-kata akan dijadikan tauladan dalam aktivitas sehari-hari. Kehadiran guru sangatlah penting, tanpa guru tujuan pembelajaran tidak akan tercapai dengan  maksimal. Sangatlah disayangkan bila guru-guru tersebut sering meninggalkan anak didiknya dalam proses belajar mengajar, sehingga mereka sering terlantar.
Lingkungan yang tenang, bersih dan rapi memberikan suasana yang nyaman untuk belajar. Begitu pula dengan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro lingkungannya cukup baik, namun masih banyak dijumpai sampah-sampah plastik di lingkungan belajar. Ini menandakan kesadaran anak didik maupun guru terhadap lingkungannya terutama masalah kebersihan masih sangat kurang.
Orang tua juga turut membantu dalam mewujudkan keaktifan anak didik dalam menunut ilmu. Tetapi sebagian dari orang tua masih ada yang kurang memperhatikan anaknya untuk belajar, sehingga anak didik berangkat menuntut ilmu semaunya sendiri.
Dari uraian di atas, maka dalam penyususunan skripsi ini penulis membatasi masalah yang akan disampaikan yaitu tentang Peran Majlis Ta’lim Babussalam  Sidomoro Dalam Mewujudkan Kualitas keagamaan anak-anak Desa Sidomoro Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen.

C. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana peran Majlis Ta’lim Babussalam  dalam mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen?
2. Apa saja usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro untuk mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro?

D. Penegasan Masalah
Untuk menghindari salah pengertian dalam judul skripsi ini serta untuk memberi gambaran dan arah pembahasan yang jelas, maka penulis akan menjelaskan terlebih dahulu batasan-batasan yang tertuang dalam judul skripsi ini, sebagai berikut :
1. Peran Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro
Peran adalah perangkat tingkah laku yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat[1]. Yang dimaksud peran di Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro  adalah keikutsertaan, keaktifan dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Majlis Ta'lim dalam usaha untuk mewujudkan keagamaan anak-anak desa Sidomoro.
2. Usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro untuk mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro
Usaha-usaha disini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro dengan mengarahkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro. Kualitas adalah tingkat baik buruknya sesuatu.[2] Dengan demikian dapat diketahui seberapa besar kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro dari usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro.

E. Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian ini adalah
1. Untuk mengetahui peran Majlis Ta’lim Babussalam  dalam
    mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro
    kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen.
2. Untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan Majlis Ta'lim Babussalam Sidomoro dalam mewujudkan kualitas keagamaan anak-anak desa Sidomoro.

F.  Kegunaan Penelitian
Ada beberapa kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk memberikan sumbangan terhadap Majlis Ta'lim Babussalam dalam mewujudkan kualitas Pendidikan Agama Islam
  2. Menambah dan memperbanyak wawasan keilmuan sesuai dengan ilmu yang penulis teliti.
  3. Untuk memberikan masukan pada fakultas yang berupa hasil penelitian.
  4. Untuk menambah bahan pustaka dan khasanah keilmuan PAI.



[1] Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia cetakan ketiga ( Jakarta: Balai Pustaka,2002 ) Hal. 854

[2] Ibid, hal 603

Tidak ada komentar:

Posting Komentar